Thursday, 4 December 2014

Kekosongan Pelat Nopol Teratasi

Penulis: admin 3
KASUBDIT Regident Ditlantas Polda Aceh, AKBP Teguh Priyambodo SIK (kanan) dan Kasi STNK, Kompol Eddy Harahap (dua dari kanan) melihat pelat TNKB yang baru tiba di Ditlantas Polda Aceh, Kamis (4/12). Pelat TNKB sebanyak 68 ribu itu dikirim dari Korlantas Mabes Polri. SERAMBI/MISRAN ASRI

KASUBDIT Regident Ditlantas Polda Aceh, AKBP Teguh Priyambodo SIK (kanan) dan Kasi STNK, Kompol Eddy Harahap (dua dari kanan) melihat pelat TNKB yang baru tiba di Ditlantas Polda Aceh, Kamis (4/12). Pelat TNKB sebanyak 68 ribu itu dikirim dari Korlantas Mabes Polri. SERAMBI/MISRAN ASRI

BANDA ACEH – Kekosongan pelat tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) di seluruh Aceh yang sempat berlangsung setahun lebih, mulai teratasi Kamis (4/12) pagi. Ditandai dengan tibanya 68.000 set TNKB di Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Aceh. Ribuan pelat TNKB yang merupakan tunggakan tahun 2013 itu segera didistribusikan ke 23 kabupaten/kota di Aceh setelah melalui proses cetak nomor dan pengecatan.

“Pelat TNKB yang telah tiba ini sebenarnya sisa tunggakan tahun 2013 yang menjadi tugas pejabat yang lama sebelum saya ditugaskan sebagai Dirlantas Polda Aceh, April 2014. Tapi, bagaimana pun hal ini tetap menjadi tanggung jawab kami untuk menyelesaikannya,” kata Dirlantas Polda Aceh, Kombes Pol Drs Syamsul Bahri MM.

Saat ini, lanjut Syamsul, kekosongan pelat TNKB itu sudah teratasi. “Jadi, kami minta masyarakat tak perlu resah lagi dan bersabar untuk pendistribusiannya.”

Didampingi Kasubdit Regident, AKBP Teguh Priyambodo SIK, Dirlantas Polda Aceh itu menyebutkan pelat TNKB yang merupakan jatah tahun 2014 ini, sudah dipersiapkan jauh-jauh hari dengan jumlah 110.000 set. “Yang menjadi persoalan, kekosongan pelat selama ini kan sisa tunggakan 2013. Sementara penyediaan pelat TNKB untuk tahun 2014 sudah duluan diplot dari Korlantas Polri. Jadi, tak jadi persoalan itu, tinggal menunggu waktu cetak nomor dan pengecatan saja, langsung didistribusikan,” ujar mantan Dirlantas Polda Bali itu.

Kekosongan pelat TNKB selama ini, kata Syamsul, bukan berada di pihak Ditlantas Polda Aceh, melainkan dalam proses pengadaan bahan baku material pelat, langsung menjadi kebijakan Korlantas Polri.

“Jadi, Ditlantas Polda Aceh hanya berwenang mencetak nomor dan melakukan pengecatan pelat,” ungkap Syamsul. Menurut Syamsul, selain ikut rapat koordinasi di Mabes Polri, selama di Jakarta ia juga mengurus pelat TNKB yang selama ini telah dikeluhkan oleh para pemilik kendaraan bermotor di Aceh. “Alhamdulillah, persoalan kekosongan pelat TNKB yang dikeluhkan selama ini telah selesai. Hanya saja kami minta masyarakat untuk bersabar lagi menunggu proses pendistribusiannya. Dalam sehari, mesin di Ditlantas hanya mampu mencetak nomor sampai 2.000 lembar. Begitu semuanya selesai, maka akan segera kami umumkan kepada seluruh masyarakat melalui media massa,” ujarnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, persoalan kelangkaan pelat TNKB tak kunjung teratasi, meski sudah terjadi lebih dari setahun. Dampak dari persoalan ini banyak pemilik kendaraan bermotor di Aceh yang harus menggunakan pelat sementara sampai batas waktu yang tidak diketahui.

//SerambiNews

Komentar