Saturday, 23 March 2019

Tabrakan di Aceh Timur, Mahasiswi asal Bireuen Meninggal karena Pendarahan dan Luka Berat di Kepala

Penulis: admin 3

Mahasiswi asal Kabupaten Bireuen bernama Mutia Cempaka (22), meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas yang terjadi di kawasan Peudawa, Kabupaten Aceh Timur, Jumat (22/3/2019) malam.

Tabrakan terjadi di Jalan Nasional Banda Aceh-Medan kawasan Gampong Meunasah Krueng, Kecamatan Peudawa, Aceh Timur.

Mutia Cempaka, mahasiswi asal Gampong Geudong-Geudong, Kecamatan Kota Juang, Bireuen itu mengendarai sepeda motor Yamaha Mio BL 3345 DAB, meninggal setelah ditabrak sepmor Honda Supra X BL 6231 DAI yang dikemudikan oleh Zulfahmi (19).

Zulfahmi adalah warga Gampong Paya Meuligoe, Kecamatan Peureulak, Aceh Timur.

Kapolres Aceh Timur AKBP Wahyu Kuncoro melalui Kasat Lantas Iptu Ritian Handayani Sabtu (23/3/2019) mengatakan, kecelakaan itu berawal saat Mutia menyeberang jalan dari arah selatan menuju arah utara kecepatan sedang.

Sedangkan Sepmor Honda Supra X yang dikendarai Zulfahmi melaju dari arah Medan menuju arah Banda Aceh dengan kecepatan sedang.

Di lokasi, kata Kasat Lantas, kondisi jalan lurus dan gelap karena minimnya penerangan jalan.

Diduga, kecelakaan itu terjadi karena pengemudi Mio tak memperhatikan arus lalu lintas saat menyeberang.

“Karena jarak yang sudah sangat dekat sehingga pengendara Supra X tidak bisa menghindar dan langsung menabrak bagian depan samping kanan sepmor Mio. Kedua pengendara terhempas ke badan jalan dan mengalami luka-luka,” jelas Kasat Lantas.

Pengendara Yamaha Mio, Mutia Cempaka meninggal dunia dalam perjalanan ke RSUD Zubir Mahmud, Aceh Timur.

//aceh.tribunnews.com/2019/03/23/tabrakan-di-aceh-timur-mahasiswi-asal-bireuen-meninggal-karena-pendarahan-dan-luka-berat-di-kepala

Komentar